slide gambar

#Satgas Covid 19 Santriwati Assunniyah Satgas NU Yosowilangun Pemberian Panduan Pakai Masker NU Peduli Covid 19

Kamis, 18 Maret 2021

Temu Lintas Generasi NU Desa Wotgalih




MWCNU.Yosowilangun. Bertempat di rumah H. Wiro Dusun Krajan Desa Wotgalih Kec.Yosowilangun dalam rangka Peringatan Isro Mi'roj Rosululloh SAW dan juga disertai acara Konsolidasi Pengurus Ranting NU Desa Wotgalih beserta Banom dan Lembaga. Pada momentum tersebut adalah temu lintas generasi NU Desa Wotgalih mulai yang sepuh sampai yang muda-muda.

Hadir dalam acara tersebut KH. Sirojudin Yusuf dari jajaran PCNU Lumajang, Jajaran A'wan Kec.Yosowilangun KH. Fi'il Madhi yang juga sekaligus Pengasuh Ponpes Nurul Ichsan, Ketua MWC NU Kecamatan Yosowilangun Gus Muhamad Hannan dan juga Bapak Kepala Desa beserta jajarannya yang tentunya dibantu LPBI NU Lumajang dengan membantu mengawal protokol kesehatan yang sangat ketat.





Pada sesi testimoni sejarah berdirinya NU Wotgalih KH.Sirojuddin Yusuf memaparkan, berkhidmad di NU itu telaten, istiqomah dan kober insyaALLOH pasti barokah karena dari guru saya mulai ngaji alif ba ta sampai ke guru-guru di pesantren adalah mengajarkan NU termasuk orang tua mbah, bapak, ibu adalah orang NU sampai ke anak-anak saya aktif di NU.

Begitu pula KH. Fi'il Madhi menuturkan pada hakekatnya Negara indonesia ini adalah NU, sebab pada lambang NU pada dua simpul tali bukan hanya menerangkan hablum minallloh wa hablumminannas tetapi dua simpul tersebut menerangkan juga simpul pertama adalah pancasila dan simpul kedua yaitu UUD 1945.

Sementara Ketua MWC NU Yosowilangun Gus Hannan mengatakan, agar bisa lebih aktif lagi bergerak lagi Nu Wotgalih sesuai dengan ghiroh dengan empat karakteristik aswaja annahdliyah sebagai berikut :

  • 1.    Tasamuh / toleran
  • 2.    Tawasuth / penyeimbang
  • 3.    Tawazzun / menengahi
  • 4.    I'tidal / Adil tegak lurus

kedepan Ranting NU Wotgalih bisa serius eksis dalam  bergerak lebih aktif di kegiatan-kegiatan NU Lainnnya.(rid//)



Minggu, 27 September 2020

PKB Lumajang, LPBI NU & Muslimat NU Sinergi Giat Shodaqoh Lumbung Pangan

Hari ahad (27/09/2020) DPC PKB Lumajang,PC LPBI NU,Satgas NU peduli Covid 19 dan Muslimat NU Yosowilangun sinergi bersama adakan kegiatan "Shodaqoh Lumbung Pangan peduli Covid-19".

 

Di waktu kali ini,Gus Muh.Iqbal SH.  menyampaikan,saya hanya mewakili dari para pengurus DPC PKB Lumajang menggandeng LPBI NU dan Muslimat NU Yoswilangun,agar di masa pandemi covid 19 ini mengajak kepada yang hadir dan masyarakat luas pada umumnya dapat bersatu untuk sadar bersama sepenuhnya dalam hal mencegah memutus penyebaran covid 19  yang masuk kategori bencana non alam,khususnya kebiasaan baru kemana-mana harus wajib bermasker .

 




Sebagai bentuk dari peduli kemanusiaan di masa situasi pandemi,maka dalam bentuk ikhtiar bersama ini khusus untuk para guru RA Muslimat se-Yosowilangun ,kami bisa memberikan ini apa adanya,diantaranya adalah;

1)Alat kesehatan berupa Facheshied &masker

2)Paket Shodaqoh Lumbung pangan peduli Covid 19 berupa sayuran yang kita beli dari para petani  langsung.

 

PKB hadir bukan saat pemilu saja,tetapi dalam situasi sulit  seperti pandemi kali ini harus hadir di tengah-tengah masyarakat untuk ikhtiar bersama utamanya  membantu dalam sektor perekonomian yang begitu berdampak,salah satu caranya dengan membeli hasil pertanian warga dan di salurkan lagi dalam bentuk paket"Shodaqoh lumbung pangan peduli covid 19",paling tidak sedikit meringankan beban kepada warga yang berdampak,katanya.

 

Di kesempatan yang sama ketua PAC Muslimat Yosowilangun,ibu Eny Yoeswati dalam sambutannya menambahkan yang saat ini paling pokok dan berkali-kali tetap mengingatkan agar sadar  dan wajib Memakai masker,cuci tangan pakai sabun sesering mungkin  juga menghibau kepada ibu guru RAM NU sekecamatan yosowilangun agar melakukan Pola Hidup Bersih &Sehat(disingkat PHBS).

 




Muslimat NU Yosowilangun kali ini juga perdana dalam melakukan "Gerakan imun sehat" ,insyaalloh hari ini juga kita bagikan paket imun sehat yaitu Garam beryodium,Sabun mandi dan Vitamin.Jangan lihat isinya akan tetapi manfaatnya dalam menjaga imun sehat,karena sehat sangatlah mahal harganya.Harapan kami kedepan gerakan imun sehat ini dapat di lakukan  di berbagai tempat sebagai langkah nyata.(Rid)

Rabu, 09 September 2020

Sejarah Pendiri NU Desa Wotgalih

 


Sejak pertengahan September 1983, Pemerintahan Desa Wotgalih resmi memekarkan wilayah dari Desa Kraton Kec.Yosowilangun Kab. Lumajang menjadi desa sendiri, dengan PJS Kades/Kades pertama Wotgalih yaitu Bapak Suro.

Semua itu tak lepas dari peran serta masyarakat, utamanya tokoh masyarakat sekaligus tokoh agama  dari kalangan Nahdlatul Ulama/NU yang merupakan tokoh kunci dibalik berdirinya Desa Wotgalih dan juga berdirinya Ranting NU di wilayah setempat, diantaranya yaitu (Alm.) Ky. Rustam Effendi, KH.Sirojuddin Yusuf, Ky.Fi'il Madhi, (Alm.) Ky.Bunanggi, (Alm. Ky. Marzuki/Juru kunci ke 6 Makam Mbah Drajid Trunojoyo, (Alm.) KH.Hasan Basri - Talsewu, KH. Nursamsu - Krajan, H.Arwat Ali Usman/Sekdes pertama Wotgalih dan yang lainnya.

Selang 3 bulan lebih desa ini berdiri, terjadi obrolan di dua tempat yakni di kediaman rumah  Ky. Rustam dan bergantian di rumah KH. Sirojuddin Yusuf membahas tentang  pembentukan kelompok – kelompok     pengajian rutinan musliminan & Muslimat sekaligus mendirikan Ranting NU desa wotgalih, keduanya rajin berkeliling di 3 dusun  Desa Wotgalih (Dusun Meleman, Krajan, dan Planggaran /kini jadi Dusun Talsewu).

Kemudian sekitar hari selasa kliwon tanggal 31 Januari 1984 di acara rutinan Lailatul Ijtima' MWC NU Yosowilangun bertempat di MI Islamiyah-Meleman,

Almagfurullah KH. Nur Bakhron selaku  Pengurus MWC NU Yosowilangun dan dihadiri juga oleh Almaghfurlah KH. Affan Abdul Malik/Pendiri Ponpes Bustanul Ulum-Krai, meresmikan kepengurusan Ranting NU desa Wotgalih dengan Ketua Tanfidziyahnya adalah Ky. Rustam Effendi dan KH. Sirojuddin Yusuf selaku sekretarisnya, yang tak lain merupakan Muazzis NU pertama di Desa Wotgalih tersebut.

Berikut beberapa Nama-Nama Muazzis pertama Ranting  NU Desa Wotgalih ;

1)   Alm.Ky.Rustam Effendi(Guru SMP Islam Yosowilangun, Pernah mengajar di Ponpes Bustanul Ulum dan MTs Bustanul Ulum Krai)  Aktif di kepengurusan PAC GP Ansor & Pengurus MWC NU Yosowilangun juga penggagas pertama Ranting NU Wotgalih   



 

2)      KH.Sirojuddin Yusuf / Selaku Kabid. Humas Pengurus Ponpes Miftahul Ulum Banyuputih Kidul, saat ini selaku A'wan PCNU Kab.Lumajang.

3)      Ky. Fi'il Madhi (Pendiri &Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Ichsan-Wotgalih)/A'wan MWC NU    Yosowilangun.

 



Beliau-beliau tak lain ialah merupakan menantu dan santri dari (Almagfurullah) Ky. Mudzakir-Meleman asal weleri-Kab.Kendal- Jawa Tengah  yang merupakan penggagas Pendiri pertama Masjid Nurul Islam & Madrasah Diniyah Nurul Islam(Kini Madrasah Ibtida'iyah/MI Nurul Islam-Meleman), dimana beliau adalah merupakan santri dari Kyai Habib Ali bin Hasyim bin yahya-pekalongan (Ayah dari Habib Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya- Pekalongan sesepuh ulama NU juga tokoh dibalik berdirinya NKRI ).

Ky. Rustam Effendi dan KH. Sirojuddin Yusuf rajin berkeliling desa wotgalih di tiga padukuan atau dusun (Krajan,Planggaran yang kini jadi dusun Talsewu dan dusun Meleman) kemudian di bantu Ky.Fi'il Madhi yang bertempat tinggal di Krajan, merintis kelompok-kelompok pengajian rutinan tiap seminggu sekali  yang orang sana menyebutnya dengan Pengajian Rutinan musliminan dan Muslimatan yang hingga saat ini  masih eksis dan besar jama'ahnya di tiap-tiap wilayah 3 padukuan di desa tersebut.

Ketika itu (Alm.) Ky.Rustam Effendi juga aktif  selaku ketua PAC GP Ansor di Kecamatan Yosowilangun. Adapun beberapa tokoh  yang pernah jadi murid Ky.Rustam Effendi saat mengajar pelajaran agama di SMP Islam Yosowilangun antara lain KH.Hasan Huda/Da'i kondang Jawa Timur, (Alm.)KH. Khoiri M.Pd.I/Kasi Pendma Depag  Lumajang/Wakil Ro'is Syuriah PCNU Lumajang /Ketua FKUB Lumajang/Mantan ketua IKA-PMII 2015 yang juga pendiri & Pengasuh Ponpes Modern Hidayatul Hasan- Desa Blukon, H.Arwat ali usman/sekdes pertama Wotgalih  yang kini selaku Ro'is Syuriah Ranting NU Wotgalih,H.Artuwi/Kades ke 2 Wotgalih,P.Niman/Kades ke 3 Wotgalih, (Alm.) Pak Sunoto/Kades ke 4 Wotgalih, Ust. Insiyanto/salah satu perangkat desa pertama hingga saat ini selaku Kaur kesra di Desa Wotgalih, Pelda. Inf Guntur/Babinsa Desa wotgalih saat ini  dan lain-lainnya(Rid).

SANTRIWATI ASSUNNIYAH KENCONG JEMBER DIPULANGKAN, IMBAS COVID 19

Yosowilangun , Dampak wabah virus corona atau Covid -19 kian meluas. Akibat sebaran virus ini,  Pengurus Pondok Pesantren Assunn...